{"id":1655,"date":"2022-05-31T06:27:21","date_gmt":"2022-05-31T06:27:21","guid":{"rendered":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655"},"modified":"2022-05-31T06:27:21","modified_gmt":"2022-05-31T06:27:21","slug":"menjaga-kebersamaan-lebih-penting-ketimbang-pendapat-pribadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655","title":{"rendered":"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A.<\/strong><\/p>\n<p>Di Al Azhar Mesir, saya bertemu dengan sejumlah guru yang mengesankan. Salah satunya adalah Syekh Prof. Dr. Musa Sy\u0101h\u012bn L\u0101sy\u012bn. Ia adalah guru besar di bidang Hadis. Di antara karyanya yang populer adalah Fat\u1e25 al Mun\u2019\u012bm f\u012b Syar\u1e25 \u1e62a\u1e25\u012b\u1e25 Muslim dan Al Manhal al \u1e24ad\u012b\u1e61 f\u012b Syar\u1e25 A\u1e25\u0101d\u012b\u1e61 al Bukh\u0101riyy. Penampilannya bersahaja, ramah, dan terbuka saat memberi kuliah.<\/p>\n<p>Pagi itu adalah awal Ramadhan. Saya ke kampus dan masuk di ruang perkuliahannya. Ia bertanya kepada santri-santrinya, kapan memulai puasa Ramadhan. Tentu saja kami memulai puasa di hari itu. Tak ada tradisi berbeda memulai puasa di sini. Semua seragam, sesuai dengan pengumuman Pemerintah. Hal yang tak saya duga, tiba-tiba ia menyampaikan bahwa menurutnya puasa Ramadhan seharusnya dimulai kemaren sesuai perhitungan hisab. Ia tampak lebih menyetujui metode hisab ketimbang rukyah. Akan tetapi, Pemerintah mengumumkan puasa hari ini, dan ia lebih memilih mengikutinya ketimbang mempertahankan pendapat pribadinya.[1]\n<p>Sikapnya ini ia sampaikan juga dalam karyanya, Fat\u1e25 al Mun\u2019\u012bm f\u012b Syar\u1e25 \u1e62a\u1e25\u012b\u1e25 Muslim. Dalam karyanya ini, setelah menyampaikan argumentasinya yang tampak sangat jelas membela metode hisab, ia mengakhirnya dengan statemen bahwa pada akhirnya masyarakat diharuskan mengikuti keputusan hakim (pemerintah). Hakim yang (kelak akan) mempertanggungjawabkan ijtihad dan keputusannya di depan Allah. Selain yang melihat hilal dan pengguna hisab harus mengikuti pemerintah.[2]\n<p>Sepertinya, Indonesia membutuhkan banyak tokoh seperti beliau. Harapan banyak masyarakat agar kita memiliki lebaran yang sama, Ramadhan yang sama dan Idul Adha yang sama saya kira sangat besar. Rasanya itu hanya bisa terwujud jika tokoh-tokohnya memiliki kerendahan hati bahwa ijtihadnya bukanlah kebenaran mutlak yang harus dipertahankan mati-matian meski harus mengorbankan kebersamaan umat yang tentu saja jauh lebih penting.<\/p>\n<p>Mahasiswa Indonesia di Mesir beragam latar-belakangnya. Mungkin kebanyakan mereka berafiliasi pada organisasi-organisasi besar di Nusantara. Selama di Mesir, tak pernah saya mendengar ada friksi hisab-rukyah. Apapun keputusan Pemerintah diikuti oleh semuanya. Tak ada yang mempersoalkan metode yang digunakannya. Sama halnya dengan jamaah haji Indonesia saat berada di Arab Saudi. Semua\u2014dengan latar belakangnya yang sangat beragam\u2014juga patuh menjalankan keputusan Pemerintah Saudi dalam penentuan wukuf di Arafah. Secara sederhana dapat kita pahami, mereka sebetulnya meyakini bahwa keputusan yang diambil oleh Pemerintah Mesir dan Pemerintah Saudi dapat dibenarkan dan sah diikuti, meski mungkin tidak sama dengan pendapat pribadi sebagian mahasiswa dan jamaah haji. Tampaknya, pendapat pribadi saat di luar negeri tidak tersemai dalam tanah yang subur sehingga tidak muncul.<\/p>\n<p>Syekh Yusuf Al Qardhawi dalam bukunya, A\u1e63 \u1e62a\u1e25wah al Isl\u0101miyyah baina al Ikhtil\u0101f al Masyr\u016b\u2019 wa at Tafarruq al Ma\u017cm\u016bm, membagi perbedaan pendapat ke dalam dua kategori. Pertama perbedaan pendapat dengan latar belakang khuluqiyyah, latar belakang akhlak. Kedua perbedaan pendapat dengan latar belakang fikriyyah, murni sudut pandang pemikiran. Perbedaan pertama sangat tercela. Ia lahir dari kesombongan, membanggakan diri, fanatik terhadap tokoh atau kelompok dan organisasi tertentu. Untuk menghindarinya sangat dibutuhkan kerendahan hati. Sementara perbedaan kedua lahir dari berbagai sudut pandang, kecenderungan berpikir dan orientasi diri. Semoga perbedaan yang terjadi selama ini murni perbedaan fikriyyah, bukah khuluqiyyah.[3]\n<p>Mohon maaf, sekedar menyampaikan harapan-harapan. Semoga tidak semakin menambah kekeruhan.<\/p>\n<p>Wall\u0101hu a\u2019lam bi a\u1e63 \u1e63aw\u0101b.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[1] Mencoba mengingat-ingat memori masa lalu. Wall\u0101hu a\u2019lam.<\/p>\n[2] Lihat: Fat\u1e25 al Mun\u2019\u012bm f\u012b Syar\u1e25 \u1e62a\u1e25\u012b\u1e25 Muslim, jilid 4, hal. 507.<\/p>\n<p>\u0648\u0623\u0648\u0644\u0627\u064b \u0648\u0623\u062e\u064a\u0631\u0627\u064b \u0627\u0644\u0646\u0627\u0633 \u0645\u0644\u0632\u0645\u0648\u0646 \u0628\u062d\u0643\u0645 \u0627\u0644\u062d\u0627\u0643\u0645\u060c \u0648\u0627\u0644\u062d\u0627\u0643\u0645 \u0645\u0633\u0626\u0648\u0644 \u0623\u0645\u0627\u0645 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0646 \u0627\u062c\u062a\u0647\u0627\u062f\u0647 \u0648\u062d\u0643\u0645\u0647\u060c \u0641\u0625\u0646 \u0627\u0633\u062a\u0642\u0631 \u0639\u0646\u062f\u0647 \u0635\u062d\u0629 \u0634\u0647\u0627\u062f\u0629 \u0627\u0644\u0634\u0627\u0647\u062f \u0627\u0644\u0645\u062b\u0628\u062a \u062d\u0643\u0645 \u0628\u062b\u0628\u0648\u062a \u0627\u0644\u0647\u0644\u0627\u0644 \u0648\u0625\u0646 \u0646\u0641\u0627\u0647 \u0623\u0647\u0644 \u0627\u0644\u062d\u0633\u0627\u0628\u060c \u0648\u0625\u0646 \u0627\u0633\u062a\u0642\u0631 \u0639\u0646\u062f\u0647 \u0635\u062d\u0629 \u0625\u062b\u0628\u0627\u062a \u0627\u0644\u062d\u0633\u0627\u0628 \u0644\u0648\u062c\u0648\u062f \u0627\u0644\u0647\u0644\u0627\u0644 \u062d\u0643\u0645 \u0628\u062b\u0628\u0648\u062a\u0647 \u0648\u0625\u0646 \u0646\u0641\u0627\u0647 \u0627\u0644\u0645\u062a\u0631\u0627\u0621\u0648\u0646. \u0648\u0627\u0644\u0623\u0645\u0631 \u0641\u064a \u0627\u0633\u062a\u0642\u0631\u0627\u0631 \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a \u0639\u0646\u062f\u0647 \u0643\u0630\u0644\u0643. \u0648\u062d\u0643\u0645 \u0627\u0644\u062d\u0627\u0643\u0645 \u0648\u0627\u062c\u0628 \u0627\u0644\u0637\u0627\u0639\u0629 \u0641\u064a \u062d\u0642 \u063a\u064a\u0631 \u0627\u0644\u0631\u0627\u0626\u064a \u0648\u0641\u064a \u062d\u0642 \u063a\u064a\u0631 \u0627\u0644\u062d\u0627\u0633\u0628 \u0628\u0627\u062a\u0641\u0627\u0642 \u0627\u0644\u0639\u0644\u0645\u0627\u0621\u060c \u0623\u0645\u0627 \u0627\u0644\u0631\u0627\u0626\u064a \u0648\u0627\u0644\u062d\u0627\u0633\u0628 \u0641\u064a\u0644\u0632\u0645\u0627\u0646 \u0628\u0627\u0644\u0639\u0645\u0644 \u0628\u0639\u0644\u0645\u0647\u0645\u0627. \u0648\u0627\u0644\u0644\u0647 \u0623\u0639\u0644\u0645.<\/p>\n[3] A\u1e63 \u1e62a\u1e25wah al Isl\u0101miyyah baina al Ikhtil\u0101f al Masyr\u016b\u2019 wa at Tafarruq al Ma\u017cm\u016bm, hal. 12\u201413<\/p>\n<p>Keterangan foto: Nu\u1e63\u016b\u1e63 Al Akhy\u0101r adalah karyat KH. Maimoen Zubair yang berisi teks-teks dari ulama-ulama terbaik dengan berbagai komentar dari beliau.<\/p>\n<p>Salah satu komentarnya adalah bahwa menyatukan umat Islam dalam puasa, idul fitri dan syiar-syiar lainnya adalah tuntutan abadi. Minimal harus ada upaya serius untuk menyatukan umat Islam dalam satu wilayah. Dalam satu wilayah sebagian umat puasa hari Kamis karena beranggapan telah masuk Ramadhan, dan sebagian lainnya masih berbuka karena beranggapan masih berada di bulan Sya\u2019ban, adalah kenyataan yang tak boleh diterima. Kemudian di akhir Ramadhan, sebagian masih puasa dan sebagian lainnya telah berlebaran. Ini juga kondisi yang tak boleh diterima. Salah satu kesepakatan ulama adalah bahwa keputusan hakim atau waliyyul amri menghapus perbedaan pendapat.<\/p>\n<p>Lihat: Nu\u1e63\u016b\u1e63 Al Akhy\u0101r, hal. 19.<\/p>\n<p><strong>Dikutip dari FB resmi Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Di Al Azhar Mesir, saya bertemu dengan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1656,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-1655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi - Ulama Nusantara Center<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi - Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Di Al Azhar Mesir, saya bertemu dengan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-31T06:27:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1705\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@center_ulama\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\"},\"author\":{\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b\"},\"headline\":\"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi\",\"datePublished\":\"2022-05-31T06:27:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\"},\"wordCount\":699,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\",\"name\":\"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi - Ulama Nusantara Center\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-05-31T06:27:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1705},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"description\":\"Melestarikan Khazanah Pemikiran dan Karya Ulama Nusantara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png\",\"width\":499,\"height\":499,\"caption\":\"Ulama Nusantara Center\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama\",\"https:\/\/x.com\/center_ulama\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png\",\"caption\":\"Ulama Nusantara Center\"},\"description\":\"Melestarikan khazanah ulama Nusantara dan pemikirannya yang tertuang dalam kitab-kitab klasik\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ulamanusantaracenter.com\",\"Ulama Nusantara Center\",\"https:\/\/x.com\/Ulama Nusantara Center\"],\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi - Ulama Nusantara Center","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi - Ulama Nusantara Center","og_description":"Oleh : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Di Al Azhar Mesir, saya bertemu dengan...","og_url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655","og_site_name":"Ulama Nusantara Center","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama","article_author":"Ulama Nusantara Center","article_published_time":"2022-05-31T06:27:21+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1705,"url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ulama Nusantara Center","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Ulama Nusantara Center","twitter_site":"@center_ulama","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ulama Nusantara Center","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655"},"author":{"name":"Ulama Nusantara Center","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b"},"headline":"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi","datePublished":"2022-05-31T06:27:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655"},"wordCount":699,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655","name":"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi - Ulama Nusantara Center","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg","datePublished":"2022-05-31T06:27:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#primaryimage","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Menjaga-Kebersamaan-Lebih-Penting-Ketimbang-Pendapat-Pribadi-scaled.jpg","width":2560,"height":1705},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=1655#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menjaga Kebersamaan Lebih Penting Ketimbang Pendapat Pribadi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/","name":"Ulama Nusantara Center","description":"Melestarikan Khazanah Pemikiran dan Karya Ulama Nusantara","publisher":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization","name":"Ulama Nusantara Center","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png","width":499,"height":499,"caption":"Ulama Nusantara Center"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama","https:\/\/x.com\/center_ulama"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b","name":"Ulama Nusantara Center","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png","caption":"Ulama Nusantara Center"},"description":"Melestarikan khazanah ulama Nusantara dan pemikirannya yang tertuang dalam kitab-kitab klasik","sameAs":["http:\/\/www.ulamanusantaracenter.com","Ulama Nusantara Center","https:\/\/x.com\/Ulama Nusantara Center"],"url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1657,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1655\/revisions\/1657"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1655"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fseries&post=1655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}