{"id":3368,"date":"2023-01-08T14:13:51","date_gmt":"2023-01-08T14:13:51","guid":{"rendered":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368"},"modified":"2023-01-08T14:13:51","modified_gmt":"2023-01-08T14:13:51","slug":"syaikh-abd-al-rahman-habannakah-al-maydani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368","title":{"rendered":"Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh : Amirul Ulum<\/strong><\/p>\n<p>Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dikenal dengan kealimannya, disegani banyak kalangan, mulai dari rakyat jelata hingga ke pejabat tinggi negara. namun, ia tetap mengamalkan pepatah padi, <em>kiai berisi kian merunduk<\/em>. Jabatan dan harta selalu ingin menghampiri, namun sering ditolaknya sebab ia takut tidak dapat mempertanggung jawabkan di hadapan Allah. Ia lebih mengutamakan menolong agama Allah dengan cara mengajar.<\/p>\n<p>Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dilahirkan di Maydan, sebuah daerah pinggir kota Damaskus, Suria pada 1927\/1345. Ia tumbuh di lingkungan yang kental dengan nuansa keislaman. Ayah Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani merupakan salah seorang ulama terpandang yang mempunyai pengaruh di Damaskus. Ia dikenal sebagai ulama yang mengabdikan jiwa dan raganya untuk agama Allah. Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani merasa bahagia dilahirkan dari seorang ulama alim. Ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan rajin dan giat ia belajar di Ma\u2019had al-Tawjih al-Islami yang dirikan ayahnya. Ketika lulus dari ma\u2019had ini (1947), ia ditetapkan sebagai seorang pengajar di dalamnya. Di antara kajian ilmu yang diajarkannya adalah fiqh, ushul fiqih, tauhid, dan mantiq. Ia mengajar hingga tahun 1950\/1369.<\/p>\n<p>Ma\u2019had al-Tawjih al-Islami telah meluluskan banyak alim ulama yang keilmuannya diakui dunia Islam semisal :<\/p>\n<ul>\n<li>Syaikh Muhammad Sa\u2019id Ramadhan al-Buty<\/li>\n<li>Syaikh Musthafa al-Kinn<\/li>\n<li>Syaikh Husayn Khattab<\/li>\n<li>Syaikh Musthafa al-Bugh\u00e2.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ilmu yang didapatkan dari Ma\u2019had al-Tawjih al-Islami belum membuat kepuasan bagi Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani. Ia masih ingin melanjutkan dirasahnya ke Universitas al-Azhar, Cairo, Mesir. Di universitas Islam tertua ini, Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani mengambil jurusan syariah dan margisternya mengambil jurusan pendidikan dan psikologi. Usai menamatkan dirasahnya dari Universitas al-Azhar, ia bekerja di Kementerian Suria Urusan Agama pada bagian pengajaran Islam dan menjadi anggota Komite Riset di Kementerian Pendidikan Suria.<\/p>\n<p>Nama Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani\u00a0 semakin menggema sebab kealimannya. Pada tahun 1967\/1386, ia diminta ke Arab Saudi untuk menjadi pengajar di Universitas Islam Imam Muhammad ibn Su\u2019ud, Riyad. Ia mengajar di sini selama 2 tahun. Kemudian ia diminta untuk mengajar di Universitas Ummu al-Qura selama 30 tahun. Di universitas ini, Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani berbagai disiplin keilmuan, terlebih kajian keislaman.<\/p>\n<p>Karena kondisi usia yang sudah menua, usia 70 tahun, Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani pensiun dalam mengajarnya di Universitas Ummu al-Qura. Meskipun sudah pensiun, ia masih tetap aktif mengajar dan berdakwah. Ia aktif sebagai salah seorang pendiri Liga Dunia Islam (Muslim World League) dan menjadi anggota Organisasi Bantuan Internasional Islam (International Islamic Relief Organization). Ia juga sering diminta mengisi berbagai seminar dan konferensi dalam macam-macam topik seperti pendidikan Islam, ekonomi Islam, dan pernah ikut konferensi literatur Islam yang diselenggarakan di Lucknow, India. Ia juga mengisi kajian ilmiah yang diselenggarakan di telivisi dan mengisi beberapa ceramah.<\/p>\n<p>Kedisiplinan dalam mengatur waktu selalu diterapkan dalam diri Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani. Ia tidak ingin waktunya terlewatkan dalam hal yang tidak ada manfaatnya. Ia sering membantu antar sesama dan memecahkan masalah orang lain yang dikonsultasikan kepada.<\/p>\n<p>Keperhatinan Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dalam dunia keilmua tidak hanya terbatas dengan belajar dan mengajar serta berdakwah melalui orasi atau podium. Ia memperhatikan masalah karya tulis. Ia terbilang ulama yang produktif dalam menghasilkan sebuah karya tulis. Ia menulis buku sebanyak 30 judul dalam berbagai topik. Gaya tulisannya berbeda dengan yang lainnya dengan pembahasan yang detail dan mendalam. Ia mengkombinasikan antara sains Islam dan modern. Sebagian buku hasil karyanya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>al-Aq\u00eedah al-Isl\u00e2miyyah wa Us\u00fbsuha (akidah Islam).<\/li>\n<li>al-Akhlaq al-Isl\u00e2miyyah wa Us\u00fbsuha (etika Islam)<\/li>\n<li>Qaw\u00e2\u2019id al-Tadabbur al-Amst\u00e2l li Kitab Allah (cara untuk mengangan-angan makna yang terkandung dalam al-Qur\u2019an).<\/li>\n<li>Makkayid Yah\u00fbdiyya \u2018Abr al-Tar\u00eekh (tipu daya kaum Yahudi dalam sejarah).<\/li>\n<li>Ajnibat al-Makr al-Thalathah<\/li>\n<li>3 kumpulan syair-syair Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani<\/li>\n<li>Daw\u00e2bit al-Ma\u2019rifah wa Ush\u00fbl al-Istidlal wa al-Mun\u00e2dzarah (prinsip dalam menggunakan dalil dan berdebat).<\/li>\n<li>Ma\u2019arij al-Tafakkur wa Daq\u00e2iq al-Tadabbur (tahap refleksi).<\/li>\n<li>Sifat \u2018Ib\u00e2du al-Rahman fi al-Qur\u2019an (sifat hamba Allah Yang Maha Penyayang di dalam al-Qur\u2019an).<\/li>\n<li>Tawh\u00eed al-Rub\u00fbbiyyah wa a Tawh\u00eed al-Uluhiyyah.<\/li>\n<li>Al-Tahrif al-Mu\u2019ashir fi al-Din (distorsi kemudahan dalam al-Qur\u2019an).<\/li>\n<li>Bar\u00e2him wa al-Adillah Im\u00e2niyyah (keterangan dan dalil tentang keimanan).<\/li>\n<li>Fiqh al-Dakwah il\u00e2 Allah (fiqh dakwah karena allah).<\/li>\n<li>Manhaj al-Tarbiyyah al-Nab\u00e2wiyyah li al-Tifl wa Namadhij min Hay\u00e2t il\u00e2 Salaf (metode kenabian mendidik anak dan contoh dari kehidupan para pendahulu yang saleh).<\/li>\n<li>Salah satu karya monemtalnya dan dipublikasikan adalah tentang tafsir sebanyak 15 jilid. Ia melengkap surat Makkiyah yang terdiri dari dua pertiga dari al-Qur\u2019an.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Melihat Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani yang selalu produktif dalam menghasilkan sebuah karya, hal itu ditiru oleh istrinya yang mengajar di Universitas Ummu al-Qura. Sang istri dikenal produktif sebagaimana dirinya.<\/p>\n<p>Dalam mensikapi laju pemikiran yang berkembang, Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani\u00a0 berpesan kepada putra-putri dan murid-muridnya agar mengadopsi pemikiran moderat yang bebas dari bias dan ekstremisme dan secara teratur menekankan pentingnya niat seseorang dan tingkat ketulusan dalam semua tindakan. Ia tidak suka dan menghindari kompetisi untuk meninggikan posisi dan status sosialnya. Ia juga tidak suka sebuah ajang gagasan yang dinominasikan untuk tujuan memperoleh penghargaan dan hadiah karena ketakukan akan keterlenaan terhadap kemegahan dan ujub yang dapat mengotori sebuah keikhlasan dalam beramal. Banyak orang yang menawari jabatan atau posisi penting, namun ditolaknya meskipun ia terkadang dipaksa.<\/p>\n<p>Ketika menghadapi tantangan debat oleh rivalnya, Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani merasa enjoi dengan sebuah diskusi dan debat akademis. Dengan senang hati, ia akan menjawab pertanyaan dari rival debatnya dengan jawaban yang berbeda dengan lainnya. Ia sangat berterima kasih jika ada orang yang bersedia memberikan masukan atas kekeliruan dan memberikan kontribusi positif atas buku yang ditulisnya.<\/p>\n<p>Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dikenal dengan kezuhudannya. Pernah ia ditawari jabatan mufti, namun jabatan tersebut diberikan kepada temannya yang dianggap layak dan mumpuni memegang amanah tersebut. Ia ingin hidup jauh dari keramaian, jauh dari kediaman dan tempat kelahirannya. Ia meninggalkan Suria dengan waktu yang sangat panjang. Ketika kembali ke tempat kelahirannya, beberapa bulan kemudian ia kembali ke Rahmatullah. Ketika dipaksa menerima sebuah jabatan mufti, ia berkata, \u201cMereka berusaha untuk memaksaku untuk menerima jabatan mufti, saya mendapatkan cara untuk menghindarinya dengan cara pergi ke Makkah. Di sana saya dapat mencurahkan waktu untuk menulis sebuah tafsir. Inilah pertolongan Allah yang telah menyelamatkanku, sebab jika aku sampai menerima jabatan itu niscaya aku akan dipermalukan. Jika aku mengambil jabatan tersebut, maka kemana-mana aku akan pergi dengan kendaran dan ekslusif yang akan mengantarkan aku ke dalam murka Allah. Jadi, aku lebih suka kehidupan yang kekal dari pada kehidupan yang sementara waktu.\u201d<\/p>\n<p>Melihat kealiman dan kezuhudan Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani, seorang ulama Makkah, Syaikh Majd Makki ingin beristifadah atas keilmuannya (1980\/ 1400). Ia sering menghadiri majlis ilmu yang diselenggarakannya. Ia membaca karya tulisnya. Ketika Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani berkunjung ke Makkah, maka dengan antusiasnya Syaikh Majd Makki menemuinya untuk bersitifadah kepadanya. Keduanya sering berdiskusi dalam kajian keilmuan hingga akhirnya Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani kembali ke negeri asalnya, Suria.<\/p>\n<p>Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani membangun jaringan dengan ulama-ulama besar dari belahan dunia. Ia sering hadir di majlis ulama masyhur, di antaranya adalah sebagai berikut :<\/p>\n<ul>\n<li>Syaikh Muhammad \u2018Awwamah<\/li>\n<li>Syaikh \u2018Abd Allah al-Talidi<\/li>\n<li>Syaikh Dr. Anas Zarqa<\/li>\n<li>Syaikh Muhammad Nabih Salim<\/li>\n<li>Syaikh Hasan Qatarji<\/li>\n<li>Syaikh Muhammad ibn \u2018Abd Allah al-Rasy\u00eed<\/li>\n<li>Syaikh Nizam al-Yaqubi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan rakyat jelata, Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani sangat memuliakannya. Suatu ketika, ada orang bertamu kepadanya, maka dengan penuh keramahan tamu tersebut disambutnya. Dengan senang hati, ia berbagi ilmu dan pengetahuan kepada mereka.<\/p>\n<p>Kesemangatannya dalam berdakwah tidak tidak membuat Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani berhenti berdakwah meskipun ia terjangkit sebuah penyakit selama bertahun-tahun. Ia selalu berdakwah hingga kembali ke Rahmatullah pada 2004 \/ 25 Jumadi al-Akhirat 1425 H. Ribuan pelayat berduyun-duyun untuk mengikuti shalat jenazah di Masjid Jami\u2019 yang ada di Maydan. {}<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Referensi :<\/p>\n<p>Muslim Scholars karya Syaikh Syuaib Ahmed<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Amirul Ulum Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dikenal dengan kealimannya, disegani banyak kalangan, mulai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[513,514,515],"series":[],"class_list":["post-3368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biografi-ulama","tag-loveulama","tag-sunni","tag-suria"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Syaikh &#039;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani - Ulama Nusantara Center<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Syaikh &#039;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani - Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Amirul Ulum Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dikenal dengan kealimannya, disegani banyak kalangan, mulai...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-08T14:13:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1564\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@center_ulama\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\"},\"author\":{\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b\"},\"headline\":\"Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani\",\"datePublished\":\"2023-01-08T14:13:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\"},\"wordCount\":1266,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"loveulama\",\"sunni\",\"suria\"],\"articleSection\":[\"Biografi Ulama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\",\"name\":\"Syaikh 'Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani - Ulama Nusantara Center\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-08T14:13:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1564},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"description\":\"Melestarikan Khazanah Pemikiran dan Karya Ulama Nusantara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png\",\"width\":499,\"height\":499,\"caption\":\"Ulama Nusantara Center\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama\",\"https:\/\/x.com\/center_ulama\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png\",\"caption\":\"Ulama Nusantara Center\"},\"description\":\"Melestarikan khazanah ulama Nusantara dan pemikirannya yang tertuang dalam kitab-kitab klasik\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ulamanusantaracenter.com\",\"Ulama Nusantara Center\",\"https:\/\/x.com\/Ulama Nusantara Center\"],\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Syaikh 'Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani - Ulama Nusantara Center","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Syaikh 'Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani - Ulama Nusantara Center","og_description":"Oleh : Amirul Ulum Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n al-Maydani dikenal dengan kealimannya, disegani banyak kalangan, mulai...","og_url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368","og_site_name":"Ulama Nusantara Center","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama","article_author":"Ulama Nusantara Center","article_published_time":"2023-01-08T14:13:51+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1564,"url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ulama Nusantara Center","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Ulama Nusantara Center","twitter_site":"@center_ulama","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ulama Nusantara Center","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368"},"author":{"name":"Ulama Nusantara Center","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b"},"headline":"Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani","datePublished":"2023-01-08T14:13:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368"},"wordCount":1266,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg","keywords":["loveulama","sunni","suria"],"articleSection":["Biografi Ulama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368","name":"Syaikh 'Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani - Ulama Nusantara Center","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg","datePublished":"2023-01-08T14:13:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#primaryimage","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/habanakah-scaled.jpg","width":2560,"height":1564},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=3368#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Syaikh &#8216;Abd al-Rahm\u00e2n Habannakah al-Maydani"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/","name":"Ulama Nusantara Center","description":"Melestarikan Khazanah Pemikiran dan Karya Ulama Nusantara","publisher":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization","name":"Ulama Nusantara Center","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png","width":499,"height":499,"caption":"Ulama Nusantara Center"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama","https:\/\/x.com\/center_ulama"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b","name":"Ulama Nusantara Center","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png","caption":"Ulama Nusantara Center"},"description":"Melestarikan khazanah ulama Nusantara dan pemikirannya yang tertuang dalam kitab-kitab klasik","sameAs":["http:\/\/www.ulamanusantaracenter.com","Ulama Nusantara Center","https:\/\/x.com\/Ulama Nusantara Center"],"url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3368"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3370,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3368\/revisions\/3370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3368"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fseries&post=3368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}