{"id":4543,"date":"2024-04-20T06:46:24","date_gmt":"2024-04-20T06:46:24","guid":{"rendered":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543"},"modified":"2024-04-20T06:46:24","modified_gmt":"2024-04-20T06:46:24","slug":"%e1%b8%a5araman-dan-jaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543","title":{"rendered":"\u1e24araman dan Jam\u2019an"},"content":{"rendered":"<div class=\"\" dir=\"auto\">\n<div id=\":rk8:\" class=\"x1iorvi4 x1pi30zi x1l90r2v x1swvt13\" data-ad-comet-preview=\"message\" data-ad-preview=\"message\">\n<div class=\"x78zum5 xdt5ytf xz62fqu x16ldp7u\">\n<div class=\"xu06os2 x1ok221b\">\n<div class=\"xdj266r x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs x126k92a\">\n<h4 dir=\"auto\">Oleh : KH. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen<\/h4>\n<\/div>\n<div class=\"x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs xtlvy1s x126k92a\">\n<p dir=\"auto\">Salah satu budaya di Mesir adalah saat selesai salat mereka mengucapkan \u201c\u1e25araman\u201d sambil berjabat tangan kepada mushalli lain, baik di kanan maupun di kiri. Yang diajak berjabat tangan lazimnya akan menimpali dengan mengucapkan \u201cjam\u2019an\u201d. Kalimat ini lazimnya diucapkan usai salam, namun juga bisa disampaikan saat berdiri hendak keluar masjid atau bahkan setelah di luar masjid. Dua kalimat ini adalah doa, \u201c\u1e25araman\u201d artinya \u2018semoga bisa malaksanakan salat di Masjid al Haram\u2019; dan \u201cjam\u2019an\u201d artinya sama-sama, yakni \u2018semoga anda juga bisa melaksanakannya di sana\u2019, atau artinya adalah \u2018semoga kita bisa salat di sana bersama-sama\u2019.<\/p>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">Karena kami\u2014saya dan istri\u2014lama tinggal di Mesir, kami jadi ikut-ikutan. Kalau kebetulan kami sekeluarga menjalankan salat berjamaah, masing-masing kami mengucapkan doa dan jawaban itu, sambil saling berjabat tangan. Senang sekali dengan doa ini, dan sejatinya kami punya cita-cita untuk bisa sampai ke sana bersama-sama. Anak-anak pernah bertanya mengenai doa-doa ini, dan kami jawab bahwa makna doa itu adalah \u2018semoga bisa ke sana bareng-bareng.\u2019<\/div>\n<div dir=\"auto\">Apakah doa-doa ini dahulu diucapkan oleh Rasulullah Saw.? Tidak ada riwayat yang menyatakan itu, sehingga secara sederhana dapat disimpulkan bahwa itu tidak pernah dilakukan oleh beliau. Hal yang menguatkan kesimpulan ini adalah keberadaannya yang hanya di Mesir dan Syam. Mungkin ada satu atau dua negara lain yang juga memiliki budaya ini.<\/div>\n<div dir=\"auto\">Ini yang mendasari sebagian ulama untuk berpendapat bahwa doa-doa itu adalah bid\u2019ah, sama bid\u2019ahnya dengan berjabat-tangan yang dilakukan usai salat itu sendiri. Para ulama ini marak menukil pernyataan Ibn Taimiyyah, \u201cBerjabat tangan usai menjalankan salat bukan lah kesunnahan, bahkan itu adalah bid\u2019ah.\u201d[1] Alasan lain untuk mengingkarinya adalah bahwa jika itu dilakukan terus menerus maka akan menimbulkan pemahaman bahwa itu bagian dari sunnah salat.<\/div>\n<div dir=\"auto\">Sementara mayoritas ulama memiliki cara pandang yang bereda, lebih longgar dan tampak mampu melihat persoalan dengan lebih jernih.<\/div>\n<div dir=\"auto\">Pertama, budaya tersebut sejatinya adalah doa-doa yang dipanjatkan oleh seorang muslim kepada saudaranya sesama muslim. Saya kira, semua ulama sepakat bahwa mendoakan sesama muslim merupakan perilaku terpuji. Abu Bakr ra. mengatakan, \u201cSesungguhnya doa seseorang (muslim) kepada saudara seagamanya adalah diijaabahi.\u201d[2] Diriwayatkan juga, bahwa sebagian orang-orang salaf jika ingin berdoa menginginkan sesuatu untuk dirinya sendiri, maka ia terlebih dahulu berdoa untuk saudaranya sesama muslim mendapatkan sesuatu tersebut. Demikian ini agar malaikat mendoakan kepada dirinya mendapatkan itu.[3]<\/div>\n<div dir=\"auto\">Kedua, salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam berdoa adalah soal waktu, tempat dan situasi. Berbagai riwayat menjelaskan sejumlah doa yang mastajab berkenaan dengan hal-hal tersebut, seperti saat mendapatkan lailalul qadar, saat minum air zamzam, dan saat berada di samping orang sakit. Berkenaan dengan pembahasan kita (doa \u201c\u1e25araman\u201d dan \u201cjam\u2019an\u201d setelah salat), Ab\u016b Um\u0101mah ra. meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Saw. ditanya, \u201cWahai Rasulullah, doa apa yang paling didengar?\u201d Beliau menjawab, \u201c(Doa) di tengah malam terakhir dan (doa) di belakang (dubur-a) salat-salat maktubah.\u201d[4]<\/div>\n<div dir=\"auto\">Ada dua pendapat mengenai doa di belakang salat-salat maktubah, pertama mengatakan bahwa yang dimaksud adalah setelah tasyahhud sebelum salam. Kedua mengatakan, yang dimaksud adalah setelah salam. Ibn \u1e24ajar al \u2018Asqal\u0101niyy memilih pendapat yang kedua. Ia berargumentasi, bahwa telah ada perintah untuk zikir di belakang salat maktubah, dan disepakati bahwa yang dimaksud adalah setelah salam.[5] Maka, di sini juga demikian selama tidak ada alasan yang patut dipertimbangkan.[6]<\/div>\n<div class=\"x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs xtlvy1s x126k92a\">\n<p dir=\"auto\">Berdasarkan ini, doa \u201c\u1e25araman\u201d dan \u201cjam\u2019an\u201d menjadi semakin kuat karena biasanya diucapkan setelah salat.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs xtlvy1s x126k92a\">\n<p dir=\"auto\">Ketiga: mendoakan adalah salah satu cara untuk membahagiakan orang lain, dan ini juga perilaku mulia yang tak perlu diperdebatkan. Diriwayatkan dari Nabi Muhammad Saw., \u201cSiapa yang bertemu dengan saudaranya sesama muslim (disertai) dengan (sikap) yang disukainya dengan maksud untuk membahagiakannya, maka Allah SWT. akan membahagiakan dia kelak di hari kiamat.\u201d[7] Hadis yang lebih masyhur dan sahih adalah riwayat Abu Hurairah dari Nabi Muhammad Saw, \u201cManusia paling dicintai oleh Allah Swt. adalah yang paling bermanfaat di antara mereka, dan amal yang paling dicintai oleh Allah Swt. adalah kebahagiaan yang kamu masukkan ke dalam diri orang Islam.\u201d[8]\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">Keempat: Kebiasaan saling mendoakan dilakukan oleh umat Islam tidak saja usai menjalankan salat, akan tetapi juga usai ibadah-ibadah yang lain. Orang yang usai menjalankan haji, misalnya, biasanya teman-temannya akan mengunjunginya sambil mendoakan, \u201cSemoga haji yang mabrur\u201d atau \u201cSemoga semua amal ibadahnya diterima.\u201d Begitu juga setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh, umat Islam saling mendoakan saat bertemu, \u201cSemoga Allah menerima puasa dan semua amal ibadah kita.\u201d Bahkan dalam salat, sebagian umat Islam jika ditanya apakah sudah salat, ia akan menjawab, \u201cSudah, yang tersisa hanyalah harapan agar diterima oleh Allah.\u201d<\/div>\n<div dir=\"auto\">Doa \u201charaman\u201d dan \u201cjam\u2019an\u201d tidak lain adalah bagian dari kebiasaan-kebiasaan yang baik ini. Tidak ada maksud sama sekali mengatakan bahwa doa dan berjabat tangan ini adalah bagian dari sunnah Rasul Saw. yang dulu dilaksanakannya, sama dengan doa-doa usai ibadah yang lain di atas. Umat Islam, siapapun dia, hampir pasti merindukan salat di Haram Makkah dan di Haram Madinah, terutama jika bisa menjalankannya bersama keluarga. Bahkan tidak salah jika disampaikan bahwa keinginan itu sendiri, yang diungkapkan melalui doa \u201c\u1e25araman\u201d dan \u201cjam\u2019an\u201d, sejatinya menunjukkan betapa di hati mereka tersimpan kerindauan dan keimanan yang tulus, hal yang tentu saja sangat mulia.<\/div>\n<div dir=\"auto\">Namun begitu, tetap harus disampaikan bahwa memang ada dua pendapat mengenai hal ini. Siapapun berhak mengikuti pendapat yang menurutnya sesuai. Kebersamaan umat Islam harus menjadi prioritas bersama.<\/div>\n<div dir=\"auto\">Semoga kita semua bisa salat di Haram Makkah dan di Haram Madinah, juga bisa sowan kepada Baginda Rasul Saw. Aamiin yaa Rabbal \u2018aalamiin ..<\/div>\n<div dir=\"auto\">Kembang Sawit, Madiun, 11 Syawal 1445 ( 20 April 2024)<\/div>\n<div dir=\"auto\">Keterangan foto:<\/div>\n<div class=\"x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs xtlvy1s x126k92a\">\n<p dir=\"auto\">Saat ziarah di Sunan Bayat Klaten Jawa Tengah.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs xtlvy1s x126k92a\">\n<p dir=\"auto\">[1] Ibn Taimiyyah, Majm\u016b\u2019 al Fat\u0101w\u0101, jilid 23, hal. 339:<\/p>\n<div dir=\"auto\">\u0648\u200c\u200c\u0633\u0626\u0644 \u0639\u0646 \u0627\u0644\u0645\u0635\u0627\u0641\u062d\u0629 \u0639\u0642\u064a\u0628 \u0627\u0644\u0635\u0644\u0627\u0629: \u0647\u0644 \u0647\u064a \u0633\u0646\u0629 \u0623\u0645 \u0644\u0627\u061f \u0641\u0623\u062c\u0627\u0628: \u0627\u0644\u062d\u0645\u062f \u0644\u0644\u0647\u060c \u0627\u0644\u0645\u0635\u0627\u0641\u062d\u0629 \u200c\u0639\u0642\u064a\u0628 \u200c\u0627\u0644\u0635\u0644\u0627\u0629 \u200c\u0644\u064a\u0633\u062a \u0645\u0633\u0646\u0648\u0646\u0629 \u0628\u0644 \u0647\u064a \u0628\u062f\u0639\u0629\u060c \u0648\u0627\u0644\u0644\u0647 \u0623\u0639\u0644\u0645.<\/div>\n<p dir=\"auto\">[2] A\u1e25mad bin \u1e24anbal, Al Zuhd, hal. 92; Al Bukh\u0101riyy, Al Adab al Mufrad, hal. 218.<\/p>\n<div dir=\"auto\">\u0639\u064e\u0628\u0652\u062f\u0650 \u0627\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u0652\u0645\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0652\u062d\u064f\u0628\u064f\u0644\u0650\u064a\u0651\u064e\u060c \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \u0639\u064e\u0628\u0652\u062f\u064f \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \u0628\u0652\u0646\u064f \u064a\u064e\u0632\u0650\u064a\u062f\u064e \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f: \u062d\u064e\u062f\u0651\u064e\u062b\u064e\u0646\u0650\u064a \u0627\u0644\u0635\u0651\u064f\u0646\u064e\u0627\u0628\u0650\u062d\u0650\u064a\u0651 \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f \u0633\u064e\u0645\u0650\u0639\u064e \u0623\u064e\u0628\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0643\u0652\u0631\u064d \u0627\u0644\u0635\u0651\u0650\u062f\u0651\u0650\u064a\u0642\u064e \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f: \u00ab \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u062f\u064f\u0639\u064e\u0627\u0621\u064e \u0627\u0644\u0652\u0623\u064e\u062e\u0650 \u0644\u0650\u0623\u064e\u062e\u0650\u064a\u0647\u0650 \u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \u0639\u0632 \u0648\u062c\u0644 \u200c\u064a\u064f\u0633\u0652\u062a\u064e\u062c\u064e\u0627\u0628\u064f. \u00bb<\/div>\n<p dir=\"auto\">[3] Syaraf al D\u012bn Al \u1e6c\u012bbiyy, Al K\u0101syif \u2018an \u1e24aq\u0101iq al Sunan, jilid 5, hal. 1707; Al Mul\u0101 \u2018Aliyy Al Q\u0101r\u012b, Mirq\u0101t al Maf\u0101t\u012b\u1e25 Syar\u1e25 Misyk\u0101t al Ma\u1e63\u0101b\u012b\u1e25, jilid 4, hal. 1516.<\/p>\n<p dir=\"auto\">[4] Al Turmu\u017ciy, Sunan al Turmu\u017ciyy, jilid 5, hal. 526.<\/p>\n<p dir=\"auto\">[5] Yang dimaksud adalah Hadis mengenai keistimewaan orang-orang kaya yang baik (\u017cahaba ahl al du\u1e61\u016br) di mana dalam Hadis ini disebutkan, \u201ctusabbi\u1e25\u016bn dubur kulli \u1e63al\u0101t\u201d, dan dipastikan bahwa yang dimaksud adalah setelah salam. Lihat: Ibn \u1e24ajar al \u2018Asqal\u0101niyy, Fat\u1e25 al B\u0101riyy, jilid 2, hal. 335<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r x1vvkbs xtlvy1s x126k92a\">\n<p dir=\"auto\">Hadis berikut ini juga bisa diajukan sebagai tambahan argumentasi: Abu Harairah meriwayatkan dari Nabi Muhammad Saw., beliau mengatakan, \u201cSiapa yang membaca tasbih kepada Gusti Allah di belakang (f\u012b dubur) salat 33 kali, membaca tahmid kepada Gustu Allah 33 kali, dan membaca takbir kepada Allah 33 kali, itu jumlahnya 99 kali, lalu mengucapkan sebagai kesempurnaan seratus: \u201cL\u0101 il\u0101h-a illa All\u0101h wa\u1e25dah-u l\u0101 syar\u012bk-a lah, lah-u al mulk wa lah-u al \u1e25amd-u wa huwa \u2018al\u0101 kulli syai\u2019in qad\u012br\u201d, maka akan diampuni kesalahan-kesalahannya meski seperti buih lautan.\u201d HR. Al Im\u0101m Muslim, jilid 1, hal. 418.<\/p>\n<p dir=\"auto\">[6] Ibn \u1e24ajar al \u2018Asqal\u0101niyy, Fat\u1e25 al B\u0101riyy, jilid 11, hal. 133 dan jilid 2, hal. 335.<\/p>\n<p dir=\"auto\">[7] Al \u1e6cabar\u0101niyy, Al Mu\u2019jam Al \u1e62a\u0121\u012br, jilid 2, hal. 288; Al D\u016blabiyy, Al Asm\u0101` wa al Kun\u0101, jilid 2, hal. 493. Sejumlah pakar menyebutnya sebagai Hadi dhaif.<\/p>\n<p dir=\"auto\">[8] Al \u1e6cabar\u0101niyy, Al Mu\u2019jam al Kab\u012br, jilid 12, hal. 453.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : KH. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen Salah satu budaya di Mesir adalah saat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4544,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-4543","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u1e24araman dan Jam\u2019an - Ulama Nusantara Center<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u1e24araman dan Jam\u2019an - Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : KH. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen Salah satu budaya di Mesir adalah saat...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-20T06:46:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"637\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"472\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Ulama Nusantara Center\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@center_ulama\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ulama Nusantara Center\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\"},\"author\":{\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b\"},\"headline\":\"\u1e24araman dan Jam\u2019an\",\"datePublished\":\"2024-04-20T06:46:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\"},\"wordCount\":1154,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\",\"name\":\"\u1e24araman dan Jam\u2019an - Ulama Nusantara Center\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png\",\"datePublished\":\"2024-04-20T06:46:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png\",\"width\":637,\"height\":472},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u1e24araman dan Jam\u2019an\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"description\":\"Melestarikan Khazanah Pemikiran dan Karya Ulama Nusantara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png\",\"width\":499,\"height\":499,\"caption\":\"Ulama Nusantara Center\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama\",\"https:\/\/x.com\/center_ulama\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b\",\"name\":\"Ulama Nusantara Center\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png\",\"caption\":\"Ulama Nusantara Center\"},\"description\":\"Melestarikan khazanah ulama Nusantara dan pemikirannya yang tertuang dalam kitab-kitab klasik\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.ulamanusantaracenter.com\",\"Ulama Nusantara Center\",\"https:\/\/x.com\/Ulama Nusantara Center\"],\"url\":\"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u1e24araman dan Jam\u2019an - Ulama Nusantara Center","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u1e24araman dan Jam\u2019an - Ulama Nusantara Center","og_description":"Oleh : KH. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen Salah satu budaya di Mesir adalah saat...","og_url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543","og_site_name":"Ulama Nusantara Center","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama","article_author":"Ulama Nusantara Center","article_published_time":"2024-04-20T06:46:24+00:00","og_image":[{"width":637,"height":472,"url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Ulama Nusantara Center","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Ulama Nusantara Center","twitter_site":"@center_ulama","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ulama Nusantara Center","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543"},"author":{"name":"Ulama Nusantara Center","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b"},"headline":"\u1e24araman dan Jam\u2019an","datePublished":"2024-04-20T06:46:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543"},"wordCount":1154,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543","name":"\u1e24araman dan Jam\u2019an - Ulama Nusantara Center","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png","datePublished":"2024-04-20T06:46:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#primaryimage","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Berdoa-Di-Makam-Seorang-Habib-Ahli-Hadis-1.png","width":637,"height":472},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?p=4543#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u1e24araman dan Jam\u2019an"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#website","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/","name":"Ulama Nusantara Center","description":"Melestarikan Khazanah Pemikiran dan Karya Ulama Nusantara","publisher":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#organization","name":"Ulama Nusantara Center","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Logo_UNC-removebg-preview.png","width":499,"height":499,"caption":"Ulama Nusantara Center"},"image":{"@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nusantaraulama","https:\/\/x.com\/center_ulama"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/0d16f51e8c9769709761f2a45aa2e36b","name":"Ulama Nusantara Center","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/cropped-Logo-Ulama-Nusantara-Center-2-96x96.png","caption":"Ulama Nusantara Center"},"description":"Melestarikan khazanah ulama Nusantara dan pemikirannya yang tertuang dalam kitab-kitab klasik","sameAs":["http:\/\/www.ulamanusantaracenter.com","Ulama Nusantara Center","https:\/\/x.com\/Ulama Nusantara Center"],"url":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4543"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4543\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4545,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4543\/revisions\/4545"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4543"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulamanusantaracenter.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fseries&post=4543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}