“Menghadapi takdir Allah dengan sabar dan ridha, memiliki nilai sangat tinggi. Jika tidak sabar dan tidak ridha maka yang terjadi adalah kerugian, karena akan berujung pada kesabaran yang tidak punya nilai apa-apa.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Tidak ada orang baik yang tidak punya masa lalu dan tidak ada orang jelek yang tidak punya masa depan.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Kalah dalam perjuangan tak akan membuat orang stress, karena nilai perjuangan bukan hanya produk tapi juga proses.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Ulama adalah setiap orang yang dapat memadukan antara ketakwaan dan kedalaman ilmu (man jama’a baina al-khasyah wa al-fiqh).
KH. Afifuddin Muhajir
“Memahami dan menguasai kaidah-kaidah ilmu dari berbagai cabangnya (Nahwu, Sharf, Fiqh, Ushul Fiqh, dll). Memperkuat kecerdasan intelektual santri.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Kalau banyak harta, agar tidak rugi harus dinikmati. Dinikmati di dunia dengan memenuhi kebutuhan dan dinikmati di akhirat dengan memperbanyak sedekah.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Seharusnya kita tidak menulis apapun di medsos kecuali yang membuat kita senang dan bahagia di akhirat.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Lailatul Qadar jangan hanya dicari di tiang-tiang masjid. Tetapi juga di perut orang lapar, di tubuh orang telanjang, di ridha orang tua, di akhlak yang baik, dll.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Haji itu bukan hanya soal tawaf, sai dan lain-lain. Tapi di situ teraplikasikan dengan nyata ajaran Islam tentang kesetaraan manusia.”
KH. Afifuddin Muhajir
“Dengan bermadzhab kita tidak liar didalam memahami Agama dan mengamalkannya.”
KH. Afifuddin Muhajir








