“Mempertahankan kesuksesan itu lebih berat daripada mencapainya saat pertama kali. Dan menjadi santri selama-lamanya itu lebih berat daripada masuk jadi santri saat pertama kali.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Apa yang kita lakukan (rencanakan) tidak selalu berjalan dengan baik. Tetap fokus lakukan ikhtiyar dan do’a. Selebihnya biar Allah yang menentukan.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Bisa mencari ilmu itu lebih penting, daripada sekedar punya ilmu. Di pondok ini yang dicari pertama, mencari ilmu. Tapi berikutnya, selain mencari ilmu ada yang lebih penting, yaitu mencari caranya mencari ilmu.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang umurnya panjang dan yang banyak amalnya.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Karakter yang perlu dimiliki oleh santri selain akhlak yaitu belajar menentukan mana yang baik dan mana yang tidak baik, kerja keras, tahan banting, dan berterimakasih.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Jadikanlah rumahmu tidak saja tempat tinggal, akan tetapi juga tempat mengaji. Dengan itu, rumahmu akan berkah dan anak-anak akan melihat orang-orang, terutama orang tuanya mengaji. Insya Allah mereka kaan suka mengaji. Demikian salah satu ajaran tetua-tetua kami.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Salah satu penyakit orang baik adalah merasa lebih baik dari orang lain.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Pendidikan itu tidak ada yang instan. Kalau instan sama saja dengan (pendidikan) karbitan, tidak enak hasilnya.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen
“Melarat seng paling nyoroh iku dewean. Gak enak blas gak duwe bolo. Mulane nek duwe masalah dikon crito. Mulane Qur’an iku isine seng akeh cerito-cerito.”
KH. Abdul Ghofur Maimoen








