“Setiap masa, ada mujaddidnya. Setiap mujaddid antara yang satu dengan yang satunya berbeda. Semuanya berpijak kepada al-Qur’an dan al-Hadits.” (KH. Maimoen Zubair)
Setiap masa ada mujadidnya. Mujaddid yang satu dengan yang lainnya tantangannya berbeda, sehingga dalam mengimplementasikan ajaran Islam itu harus disesuaikan dengan situasi dan kondisinya dengan tetap membawa pijakan utama sumber Islam.
Ruh-ruh atau ajaran Islam yang digunakan para mujaddid itu sama, yaitu al-Quran, Hadits, Ijma’ dan Qiyas, hanya saja kemasannya berbeda. Begitu juga dengan zaman sekarang, tantangannya berbeda dengan masa sebelumnya.
Yogyakarta, 10 Februari 2026
Amirul Ulum








