“Sopo wonge yakin karo Al-Qur’an, uripe bakal barokah lan mulyo dunyo akhirat.”
“Siapa yang yakin terhadap Al-Qur’an, hidupnya akan berkah dan mulia dunia akhirat.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Puncak kenikmatan penghafal AL-Qur’an adalah ketika ia mampu membaca hafalannya di dalam shalat, itu berarti ia sedang menyetorkan hafalan langsung kepada Allah.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Diparingi lancar alhamdulillah, ingkang dereng lancar nggih alhamdulillah, kekalihe tetep wajib nderes kanthi istiqomah. Sampun ditakdirkan Gusti Allah dados penghafal Al-Qur’an niku anugrah ingkang luar biasa. Disyukuri mawon, sambil tetap berusaha istiqomah menjaga, ngaji, nderes, muroja’ah niku sae, sing mboten sae lek ninggalne ngaji lan muroja’ah.
“Diberikan lancar alhamdulillah, yang belum lancar ya alhamdulillah, keduanya tetap wajib untuk nderes hingga istiqomah. Sudah ditakdirkan oleh Allah menjadi penghafal Al-Qur’an itu suatu anugrah yang luar biasa. Disyukuri saja, sambil tetap berusaha istiqomah menjaga, ngaji, nderes. Muroja’ah itu baik, yang tidak baik yaitu jika meninggalkan ngaji dan muroja’ah.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
Kalau membaca Al-Qur’an, kalau nderes sendiri itu jangan asal-asalan. Malah kalau nderes sendiri itu Allah langsung yang menyimak.
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Kalau cinta tidak cukup hanya bilang i love you, tapi butuh pembuktian. Jangan hanya bilang aku cinta Al-Qur’an, tapi buktikan dengan banyak-banyak membacanya. ”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Jangan pernah berhenti untuk terus berbuat kebaikan meskipun itu tidak terbalaskan.
Tapi ingat,
Allah SWT tidak pernah lengah dengan amal-amal kita, Allah pasti mengganti sesuatu yang lebih indah dari apa yang kita usahakan.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Ingatlah, keberhasilan yang kita peroleh adalah berbanding lurus dengan usaha dan jerih payah yang kita lakukan.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Betapa malunya kita. Di negara yang aman, tapi jarang memuroja’ah hafalan Al-Qur’an.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Bersahabatlah dengan Al-Qur’an. Ia akan memberikan rahasia-rahasianya untuk orang yang benar-benar dekat dengannya.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Muroja’ah adalah bukti cinta kita kepada Al-Qur’an. Itu berarti kita tak mau kehilangan ayat-ayat-Nya, dan berusaha sekuat tenaga agar ia selalu memenuhi relung hati.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Ketika ujian datang menerpa, ingatlah bahwa nikmat yang Allah berikan jauh lebih banyak daripada cobaan yang menimpa.
Semua kebahagiaan maupun kesukaran dalam hidup adalah takdir dari-Nya yang tak dapat dielakkan.
Dunia bukanlah tempat bersenang-senang, dunia hanyalah persinggahan sementara untuk kemudian menyiapkan bekal berjumpa dengan sang pemilik jiwa raga ini.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)
“Jangan meremehkan suatu amalan yang terlihat kecil, barangkali hal itulah yang membuat Allah meridhoi kita.”
Ning Dewi Yukha Nida
(PP. Putri Bahrul Ulum Kedungbajul, Trenggalek)








