Ada orang yang bercerita tentang seorang wali terkenal yang memiliki karamah. Mbah Moen langsung menimpali, “Wallahi, itu bukan karamah. Karamah itu jika ada seorang kiai atau ulama yang membaca _Fathul Qarib_—mengajar kitab—hingga khatam. Jadi, bagi ulama, ilmu adalah yang utama. Sebab, sekarang ini bisa mengajar kitab sampai khatam itu sangat sulit.”
“Kadang-kadang kiainya yang selalu sibuk dan sering bepergian, sehingga pengajiannya tidak khatam-khatam. Ada juga kiainya yang rajin, tetapi santrinya yang tidak ada atau sering absen. Khatam itu membutuhkan keseriusan dari kedua belah pihak, di samping fadilah dari Allah.”
Mbah Moen memberikan teladan: sesibuk apa pun, beliau tetap mengajar mengaji, bahkan ketika sakit pun beliau tetap mengajar. Para santri yang pernah membersamai beliau pasti menyaksikan semua itu.
Yogyakarta, 22 Juli 2026
Amirul Ulum








